Rabu, 31 Januari 2018

Top 10 Favorit Film yang Ditonton Sepanjang Januari 2018

Top 10 Favorit Film yang Ditonton Sepanjang Januari 2018 - Salam Pemirsa Potrait Sukabumi, Pada artikel kali ini yang berjudul Top 10 Favorit Film yang Ditonton Sepanjang Januari 2018, saya berharap mudah-mudahan isi artikel yang saya tulis ini dapat bermanfaat bagi kita semua

Judul Artikel : Top 10 Favorit Film yang Ditonton Sepanjang Januari 2018
Link Artikel : Top 10 Favorit Film yang Ditonton Sepanjang Januari 2018

Baca juga


Top 10 Favorit Film yang Ditonton Sepanjang Januari 2018

Artikel #Januari #2018, Artikel #listfilm,
Tag : , ,
Tahun baru nih, resolusinya mau makin rajin nulis namun nyata πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Yaudahlah~ (Ya minimal mah 1 bulan sekalilah ya). Langsung aja berikut ini adalah list top 10 fave. film yang saya tonton di Januari kemaren :

#10 Darkest Hour (2017)

Jujur, saya kepengen banget nonton ini gara-gara penasaran dengan akting memukaunya Gary Oldman, sang pemenang di kategori Best Actor GG kemaren (Akhirnya yah, Om Gary πŸ‘πŸ˜­). Darkest Hour bercerita tentang Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill pada PD II. PM ini merupakan orang cerdas, pakar politik & ahli strategi namun memiliki tabiat yang luar biasa, yaitu sangat tempramental. Gilaaaa, Gary Oldman keren banget! Gak cape emang ya Om, pokonya total banget belio. 

Sepanjang film (bisa dikatakan) rada monoton, karena banyak dialog dan "sejarah" bangetlah. Tapi melihat penampilan Gary Oldman rasanya kebosanan tersebut terbayar lunas. Saking kerennya Gary Oldman, membuat saya melupakan pemain lainnya (rasanya kasirep/kabanting semuanya sama belio) *ahhh, itu mah elunya aja yang gampang ke-distrak, Wan!*. 

Pokonya Om Gary jadi kojo saya di kategori Best Actor Oscar nanti (masih minus belum nonton Phantom Thread tapi, oh iya filmnya Danzel juga sih πŸ˜‚). Ratingnya saya kasih semua ke Gary Oldman! Luar biasa πŸ‘.



#9 Professor Marston & The Wonder Women (2017)
*Selesai menonton : Oh, akhirnya ku paham mengapa kostum WW seperti itu~ Hmmm
Bagi kalian para pecinta komik/animasi/film WW maupun pengabdi Gadot, pasti sangat penasarankan bagaimana awalnya mulanya tercipta tokoh tersebut? Seorang Prof. di bidang Psikolog bernama William Moulton Marston dan isterinya Elizabeth Marston sedang melakukan penelitian terhadap kepribadian manusia. Dibantu oleh mahasiswinya, Marston memulai proyeknya tersebut. 
Jujur pas menonton ini bikin kaget dan gak nyangka di balik sejarahnya tokoh WW ini. Gilaaaa 😱 Sangat ironi sekali ya, tapi saya salut ke Marson akan dedikasinya. Di balik komik WW ini, ternyata Marson berhasil menyelipkan paham-paham yang ia punya (yang dahulu masih dianggap sangat tabu). Yang saya suka juga adalah cast-cast utamanya yang bisa berperan dengan apik~
Pokonya bakalan terkejut deh mengetahui sejarah WW ini. Keren! 
*Kemudian bermain tali lasso bersama Gadot & Bella Heathcote* πŸ™ˆ


#8 Bar Bahar / In Between (2016)


Sekilas mengingatkan dengan film Lipstick Under My Burka (2016). Tentang perjuangan para wanita dalam menghadapi masalahnya (rada-rada feminisme sih). Yang membuat In Between ini menarik adalah kisah 3 orang wanita Palestina yang tinggal bersama di sebuah apartment di pinggiran Tel Aviv, namun masing-masing dari mereka memiliki karakter yang sangat berbeda. Konflik yang ada dalam film ini pun menarik, lumayan dramatislah. Suka dengan penyelesaiannya pun. Sungguh suatu tontonan yang menarik. Jempolan~



#7 Molly's Game (2017)


Berdasarkan dari kisah nyata si "Putri Poker", Molly Bloom. Molly ini merupakan mantan atlet ski salju yang banting setir menjadi sekretaris yang pada akhirnya membuat ia berkecimpung di dunia per-poker-an. Dari kecil, Molly ini dididik keras oleh  ayahnya untuk selalu juara (kaya Tonya yah). Bhahahak 

Yang paling merebut perhatian saya adalah penampilannya Jessica Chastain. Gilaaaa keren banget! Mengingatkan dengan karakter Miss Sloane (2016) yang pernah ia perankan, sosok wanita kuat & cerdas. Selain itu, yang kusuka dari film ini juga adalah cara nganalisa si Molly yang divisualkan dengan baik, suka-suka banget penggambarannya & detail analisanya❤.

Ternyata director-nya adalah Aaron Sorkin yang sering jadi penulis film-film biografi, pantas saja~ Bapak Sorkin orang baik, Bapak emang terkenal jago juga "mindahin" buku ke film πŸ‘ Yang suka film-film biografi berbau kriminal, Insha Allah bakalan cocok.

#6 I, Tonya (2017)
Tadi Molly sekarang Tonya~
I, Tonya ini bercerita tentang seorang atlet ice skating kontroversial bernama Tonya Harding. Tonya dididik sangat keras oleh ibunya sejak kecil dan mendoktrin ia bahwa satu-satunya bakat yang dimilikinya hanyalah ice skating. 
Bhahahak, Filmnya ternyata ada lucunya juga. Apalagi pas interview dari pihaknya Tonya. Menurut saya filmnya adil, karena cerita tidak hanya berdasarkan dari berita yang beredar di masyarakat tetapi juga dari pihak Tonya sendiri (kadang-kadang saling berlawanan. Wallahu a'lam-lah πŸ˜‚). 
Melihat perjuangan & perihnya kehidupan Tonya saya pribadi menjadi simpati. Bu Tonya orang baik~ Tapi film ini tak akan sempurna jika tidak didukung oleh Margot Robbie (sebagai Tonya) dan Allison Janney (sebagai Emaknya). Kedua artis tersebut total memainkan karakternya. Keren filmnya, soundtrack-nya pun ena-ena~ Sebenernya agak kecewa juga sih kenapa in di posisi #6, Wan! :(

#5 The Square (2017)
Wanjirrrr ini film berhasil bikin saya ngakak. Duh fave. bangetlah~ πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
Bercerita tentang seorang kurator seni yang (sebenernya dia baik sih) sukses namun mengalami suatu masalah ketika hp & dompetnya dicuri oleh orang (karena ia berhasil ditipu ketika hendak menolong orang tersebut). Dari awal juga sudah ketawa-ketawa saya mah *emang gampangan lu mah*. 
Karena berbicara tentang seni pasti ada beberapa scene yang AESTHETIC sekali (apalagi koleksi-kolesi di museumnya). Film dari Swedia ini sangat satir (yang iklan anjirrrlah πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚), lucu tapi miris juga. "Don't be so Swedish" πŸ˜‚ 
Saya kira filmnya bakalan berat, namun ternyata durasi 2.5 jaman gak kerasa. Selain itu, scoring yang tu-rut-tu-ru-tu🎢 *gesekan biola* masih terngiang-ngiang. Bhahahak Keren-keren~
Oh iya, ada Elizabeth Moss-nya di sini. Waduh, pokonya nominee di kategori Best Foreign Movie emang kusuka. Oh iya, ada yang bilang juga Ruben Otslund (director-nya) ini adalah Yorgos Lanthimos dari dimensi lainnya πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ 

Setuju~ Hahahaha


#4 The Shape of Water (2017)
Filmnya salah satu director jungjunganku, Guillermo del Toro. Kusuka Om Guillermo ini karena biasanya suka nyisipkan "karakter unik" di filmnya (semacam monster creature gitulah). 
The Shape of Water bercerita tentang serorang gadis bisu bernama Elisa yang bekerja di sebuah Badan Riset pada zaman 1960an. Ternyata Badan Riset tersebut membawa monster air untuk diteliti. Di sinilah, kisah romansa beda dunia tersebut dimulai. 
Salut, sembah sujud kepada Sally Hawkins ini. Akttis ini aktingnya selalu apik! Gila...gila total banget pokoknya. Sebelumnya saya liat dia di film Maudie (2017) dan saya takjub, ditambah lagi ini πŸ‘πŸ˜˜ Yang membuat saya tertarik akan film ini karena bercerita tentang kisah cinta yang unik, karakter tokohnya menarik, scoring dan visualnya pun lovable sekali. Gelap sekaligus indah banget pokonya, majestic! 
Suka sekali dengan film ini, hanya sayang saja untuk Amphibian Man (Doug Jones) gak dapet nominasi. Padahal memerankan monster creature itu sulit loh~ (simpan argumenmu, Wan. Tau apa kamu soal?).
Salut ke Pak Guillermo, saya selalu menantikan karya-karyanya. Good luck buat nominasi Best Director-nya. Aamiin


#3 The Florida Project (2017)
Punyanya A24 nih ("klinik" para pecinta film) Bhahahak Jika disuruh review singkat : Film yang gak ngebosenin, ringan, dekat, bikin happy sekaligus haru ❤ 
Director-nya adalah Sean Baker yang bikin Tangerine (2015). Masih sama-sama mengangkat kehidupan di pinggiran kota (yang kadang terabaikan). Kalo Tangerine menceritakan tentang kehidupan Transgender di pinggiran kota sekarang Florida Project ini bercerita mengenai kehidupan kalangan kelas menengah-bawah di bayang-bayang Walt Disney World. 
Halley adalah seorang single parent yang memiliki seorang puteri bernama Moonee. Karena keadaan mereka yang serba pas-pasan secara finansial, membuat Halley memutar cara agar dapat membayar sewa tempat tinggalnya. 
Saya rasa film ini ada loh kritik sosialnya juga. Di mana di balik binggar-binggar kemewahan Walt Disney World ada keluarga yang sedang kesusahan. Kerenlah pokonya film ini (walau ada yang bilang gada esensinya cenah). Ya, balik lagi ke seleralah ya. Malah saya sendiri enjoy banget nikmatinya & dapet pesannya. Kemudian saya juga teringat akan si director-nya yang suka mengangkat kisah-kisah orang terpinggirkan dan mungkin tujuan si Pak Sean Beaker orang baik ini agar kita lebih aware saja dengan keadaan sekitar. Mungkin~
Selain itu penampilan bocah-bocahku ini, owalah, lovable banget! Usilnya, pikasebeuleunna mah, duh GEMES!πŸ˜‚ Tapi yang paling juara ini si Moonee (Brooklyn Prince). Rasanya pengen bawa ke rumah  itu bocah-bocahku. Hahaha Yang kusuka juga sinematografinya ciamik sekali, cantik-cantik ❤❤❤


Suka juga dengan tagline-nya : Find your kingdom~ ❤

#2 The Disaster Artist (2017)
Sebaiknya sebelum menonton film ini, tonton terlebih dahulu film masterpiece-nya Tommy Wiseau, The Room (2003) *biar ngakaknya lebih enak* Bhahahak
Bercerita tentang karier seorang maha aktor misterius, bernama Tommy Wiseau. Di film ini pula diceritakan tentang produksi (di balik layarnya) film The Room, karya belio sendiri. 
Gila..gilaaaaaaaaa sepanjang film ngakak terus anjirrrr πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ James Franco ini emang jenius, bisa membuat film bagus dari film terjelek sepanjang masa~ πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚Totalitas akting James Franco juga keren banget di film ini. Dimirip-miripkannya itu loh, juara banget anjirrr! πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Harusnya kan James Franco yang masuk nominee Best Actor Oscar 2018-lah (andai aja gak kena kasus dia yang lagi rame dibahas. Tapi sudahlah wan, simpan saja argumenmu~).

"POKONYA SETELAH MENONTON FILM INI, JADI MAKIN CINTA SAMA FILM THE ROOM (2003) ❤"

Yang patut dicontoh dari Tommy Wiseau ini adalah belio tidak pernah ambil pusing akan komentar negatif orang lain, selalu berpikiran positif dan maju terus, sing penting yakin! Bhahahak
Pak Tommy orang baik, emang panutan~ 
#FilmnyaA24(lagi)

#1 Lady Bird (2017)
#FilmnyaA24(lagi,lagi).
Pertama-tama saya sebagai fansnya Greta Gerwig, akan mencoba seobjektif mungkin (yakali, yaudahlah kalo suka mah suka aja Wan. Jangan gimana orang~) Bhahahak 
Melihat penampilan Gerwig di Frances Ha (2012) & 20th Century Women (2016) membuat saya langsung ngefans. Keren juga si Mbak ini ya ❤ Dan saya tambah kaget lagi ketika tau dia jadi director Lady Bird yang sedang banyak dibicarakan orang-orang.
Lady Bird ini adalah film coming of age yang bercerita tentang seorang gadis 17 taun bernama Christine McPherson. Christine ingin dipanggil sebagai "Lady Bird" dan ia sangat membenci sekolah katoliknya maupun tempat tinggalnya di Sacramento. Lady Bird ini selalu bersitegang dengan ibunya, walaupun hanya meributkan hal yang sepele.
Menurut saya pribadi filmnya sangat relate banget dengan kehidupan sehari-hari. Film yang sederhana tapi dibalik sederhananya itu kaya akan nilai. Selama menontonnya juga, saya sempet kepikiran orang tua dan bandelnya saya ketika remaja. Kadang cekikikan sendiri.
Walaupun beberapa orang bilang filmnya sangat overrated, datar-datar saja serta monoton (ya bebas sih selera orang beda-beda) tapi saya merasakan hal sebaliknya malah menjelang ending klimaks-nya dapet banget~
Saoirse Ronan pun bisa memerankan Lady Bird dengan baik, sempurna. Kalo diliat-liat, Ronan ini emang aktris yang berpestrasi ya. Umurnya masih muda tapi sudah 3 kali masuk nominee Oscars. Warbiasyak! 
Oh iya, selamat juga kepada director-nya Greta Gerwig yang jadi nominee Best Director. Walaupun saingannya berat-berat, tapi ini sudah jadi pencapaian yang luar biasa sebagai debut solo penyutradaraannya.
Semoga temen-temen yang lain juga pada suka film ini, jangan terlalu berekspektasi berlebihan (karena ratingnya yang tinggi). Rasakan saja kesederhanaannya~

Selain film-film tersebut ada beberapa film yang mencuri perhatian saya (tapi tidak masuk top 10 πŸ˜–), didiantaranya :
#Harapan1 : Lucky (2017)

#Harapan2 : Survival Family (2017)

#Harapan3 : The Greatest Showman (2017)

#Harapan4 : Only the Brave (2017)

#Harapan5 : 120 Battements par Minute / BPM (2017)

#Harapan6 : Last Flag Flaying (2017)

#Harapan7 : Wonderstruck (2017)

#Harapan8 : Goodbye Christopher Robin (2017) 

#Harapan9 : A Bride for Rip Van Winkle (2016)

0 comments:

Posting Komentar